Selamat Datang di Website resmi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Timur

Dibantu Jalin Matra, Mahna Jual Es Sirup Depan Madrasah

Sumenep - Mahna (61 th) merupakan Kepala Rumah Tangga Perempuan (KRTP) dari Dusun Moncol Desa Nyabakan Barat Kecamatan Batang-Batang Kabupaten Sumenep. Ibu Mahna adalah janda yang ditinggal suaminya meninggal karena penyakit komplikasi.

Hidup bersama 3 orang anaknya, Mahna tinggal di rumah ukuran 4x6 yang sangat sederhana. Selain beternak sapi, Mahna mencari nafkah untuk menghidupi keluarga dengan menjual es sirup depan madrasah (sekolah dasar).

Penghasilan per hari Mahna rata-rata Rp 300.000. Meski nilainya tak seberapa, ia mampu mencukupi kebutuhan pokoknya termasuk sekolah anak-anaknya.

"Mencari nafkah bisa dilakukan di mana saja, termasuk usaha jualan makanan di sekolah, terutama sekolah dasar (SD)," katanya.

Menurut Mahna, kemauan kuat menjadi modalnya. Berjualan es merupakan peluang usaha cukup menjanjikan dengan target anak-anak sekolah yang memang hobi jajan. Tentunya makanan yang dijual bukan hanya enak, tetapi juga murah.

"Karena berjualannya di depan sekolah, harga tidak terlalu mahal karena uang jajan anak sekolah biasanya terbatas, harganya cuma Rp 1.000," ujarnya.

Program Jalin Matra Penanggulangan Feminisasi Kemiskinan (PFK) tahun 2017 mencoba membantu mengembangkan usaha jualan Mahna. Sebab ia dinilai layak menjadi penerima bantuan untuk pemberdayaan ekonomi. Dengan bantuan ini Ibu Mahna bisa menambah dagangannya. Tak hanya berjualan es sirup, tetapi juga jajanan yang lebih variatif dan disukai anak-anak.

"Saya sangat bahagia karena dengan adanya bantuan ini semoga pendapatan saya akan lebih bertambah sehingga kehidupan ekonomi menjadi lebih baik," tuturnya.(Yatik /red)

 
Copyright © 2009 - 2018DPMD Provinsi Jawa Timur All Rights Reserved.