Selamat Datang di Website resmi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Timur

Jumlah Penduduk Miskin Jatim Menurun Signifikan 8 Tahun Terakhir

Sidoarjo - Jumlah penduduk miskin di Provinsi Jawa Timur mengalami penurunan secara signifikan sepanjang 8 tahun terakhir. Pada 2009, jumlah penduduk miskin di Jawa Timur sebanyak 6.022.590 jiwa (16,68 persen) sementara sampai September 2017, jumlahnya turun menjadi 4.405.270 jiwa (11,20 persen).

"Ini berarti selama kurun waktu 8 tahun, telah terjadi penurunan angka kemiskinan sebanyak 1.617.320 atau 5,48 persen," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa Provinsi Jawa Timur, Agus Wahyudi SH MSi, saat membuka orientasi pendamping Program Jalin Matra Penanggulangan Feminisasi Kemiskinan di Sidoarjo, belum lama ini.

Kata dia, meski angka kemiskinan terus turun, jumlah penduduk miskin di Jatim tetap menempati rangking pertama dari 34 provinsi di Indonesia. Prosentase angka kemiskinan juga tetap di atas rata-rata nasional.

Peran penurunan angka kemiskinan di Jawa Timur kata dia diantaranya dilakukan oleh Program Jalin Matra. Program tersebut dianggapnya salah satu penjabaran konsep pembangunan ekonomi Jatim yang dikenal dengan nama "Jatimnomics" yang digagas Gubernur Jawa Timur, Soekarwo.

"Bentuk intervensi rumah tangga miskim di Jatim menurut konsep Jatimnomics bersifat pemberdayaan, hanya sebagian kecil saja yang bersifat charity atau bantuan sosial," jelas Agus.

Tahun ini, program Jalin Matra kegiatan Penanggulangan Feminisasi Kemiskinan menyasar 25.094 Kepala Rumah Tangga Perempuan di 870 desa dan 43 kelurahan di 29 kabupaten dan kota seluruh Jawa Timur. (Sal)

 
Copyright © 2009 - 2018DPMD Provinsi Jawa Timur All Rights Reserved.