Selamat Datang di Website resmi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Timur

Pengrajin Tusuk Sempol Dimodali Jalin Matra

Malang - Kediaman Saripa dipenuhi tumpukan bekas serutan bambu. Dari limbah bambu itulah, janda warga Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang itu menghidupi dua anaknya yang masih pelajar.

Saripa membentuk potongan bambu itu menjadi tusuk jajanan Sempol. Jajanan berbahan tepung yang belakangan banyak dijumpai di berbagai daerah. Potongan bambu itu diserut secara manual lalu dijual kepada pengepul.

Dari hasil serutannya itu, Saripa mendapat hasil antara Rp 35.000 – Rp 50.000 tiap harinya. Karena dibantu oleh adik dan ibunya, sehingga kadang  pendapatannya juga harus dibagi bertiga.

Tahun ini, dia tercatat sebagai penerima bantuan Jalin Matra PFK dari Pemprov Jatim. Bantuan tersebut dibelikannya mesin serut otomatis yang membantu meringankan pekerjaannya. "Kalau pakai mesin pekerjaan bisa cepet selesai dan hasilnya lebih banyak," jelasnya.

Hasil dari pekerjaannya sebagian dia tabung untuk keperluan rumah tangga, sebagian lagi untuk kebutuhan pendidikan dua anaknya. Anak pertamanya baru berumur 8 tahun dan masih duduk di kelas 3 Madrasah Ibtidaiyah, sementara anak keduanya masih berumur 6 tahun dan masih di bangku Taman Kanak Kanak.

"Apapun yang terjadi anak-anak harus tetap bersekolah, supaya tidak bodoh  seperti orang tuanya," ucap Saripa.

Tahun ini, Program Jalin Matra PFK, menyasar 23.880 Kepala Rumah Tangga Perempuan (KRTP) di 785 desa seluruh Jawa Timur. Sejak 2014 hingga akhir tahun nanti, program yang diinisiasi Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa itu tercatat sudah menyentuh 53.585 KRTP.

Selain PFK, Program Jalin Matra juga menyasar dua kegiatan lainnya yakni bantuan RTSM, dan penanggulangan kerentanan kemiskinan. (Tree/red)

 
Copyright © 2009 - 2017DPMD Provinsi Jawa Timur All Rights Reserved.