Selamat Datang di Website resmi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Timur

Janda Pengrajin "Anyaman Tompo" Dibantu Jalin Matra

Pacitan - Seorang Kepala Rumah Tangga Perempuan (KRTP) menyambung hidup keluarganya dengan memproduksi dan memasarkan anyaman tompo, produk anyaman dari bambu yang dimanfaatkan sebagai peralatan dapur.

Suryani (33) belum berstatus janda, namun suaminya tidak lagi bisa bekerja karena sudah tidak bisa lagi melihat akibat sakit yang dideritanya. Walhasil, hanya Suryani yang menggantikan posisi kepala rumah tangga dan menjamin hidup dan pendidikan dua anaknya.

Selain menjadi pengrajin anyaman tompo, Dusun Ngasem RT 05 RW 07 Desa Gembong Kecamatan Arjosari Kabupaten Pacitan itu juga mengurus lahan pertanian (buruh tani) dan merawat ternak. "Alhamdulillah dapat bantuan Program Jalin Matra, bisa untuk modal usaha beli bahan bambu apus," kata Suryani.

Ketika hari pasaran kliwon setiap jam 03.00 pagi, Suryani dengan berjalan kaki menembus gelap dan dinginnya udara pagi berangkat dari rumah menuju Pasar Arjosari. Kondisi jalan yang naik turun beliau lalui dengan membawa tompo antara 15-20 buah.

Jarak yang ditempuh dari rumah ke Pasar Arjosari kurang lebih 10 kilometer. Biasanya sampai jam 09.00 Bu Suryani baru bisa pulang ke rumah dengan dagangan yang habis terjual. Dalam sebulan tidak setiap hari pasaran kliwon bisa menjualnya, tergantung dari jumlah tompo yang sudah dibuat.

Untuk harga satu tompo per buahnya hanya  berkisar Rp.5.000,00 sampai Rp.7.000,00 tetapi ketika musim hujan harganya menurun sampai Rp. 2.000,00 – Rp.3.000,00. ”Menawi musim rendeng tiyang-tiyang sami wonten alas,mboten mbutuhne tompo dados sing tumbas mboten wonten. Dados regine nggih mandap.” kata Suryani.

Harapan kedepan usahanya tidak hanya membuat tompo saja tetapi bermacam-macam anyaman dari bambu. Namun Bu Suryani belum mempunyai ketrampilan sehingga masih memerlukan bimbingan atau pelatihan ketrampilan. (Triyani/red)

 
Copyright © 2009 - 2017DPMD Provinsi Jawa Timur All Rights Reserved.