Selamat Datang di Website resmi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Timur
Jumat, 29 Desember 2017 16:06

Dibantu Jalin Matra, Usaha Warung Kopi Tarianti Berkembang


Nganjuk - Menjadi kepala RUmah Tangga Perempuan (KRTP) tidaklah mudah. Harus pandai mampu memutar otak agar kebutuhan keluarga dan anak bisa terpenuhi. Apapun dilakukan mulai mencari pekerjaan, membuka jasa, hingga mencoba membuka usaha.


Inilah yang dilakukan oleh Tarianti (44th). Setelah bercerai dengan suaminya dua tahun lalu, ia harus bekerja keras untuk memuhi kebutuhan keluarganya. Ia pun menangkap peluang usaha dengan membuka sebuah kedai kopi. Usaha ini ia buka karena di lingkungannya belum banyak ditemukan kedai kopi.

Di kedainya, Tarianti juga menyediakan aneka jajanan seperti gorengan dan makanan kecil lain sebagai pelengkap. Menurut Ibu dua anak ini, salah satu kelebihan membuka usaha warung kopi adalah modal yang dibutuhkan fleksibel. Tidak perlu modal yang terlalu besar.

"Prinsipnya yang penting usaha tersebut bisa jalan dulu, apabila sudah berjalan sebagian dari keuntungan bisa kita gunakan untuk tambahan modal lagi," katanya.

Dikatakan Tarianti, usaha Warung kopi sederhana hanya perlu modal kecil. "Awalnya saya bingung bagaimana mendapatkan peluang usaha yang cocok, sementara saya harus berkejaran dengan kebutuhan yang harus dipenuhi, kemudian saya sadar peluang itu begitu banyak di sekitar kita," tutur Ibu kelahiran Nganjuk tahun 1974ini.

Kedai Kopi milik tarianti dibuka di depan rumahnya. Cukup sederhana. Rumah itu merupakan peninggalan orang tuanya. “Sewaktu pagi saya berjualan kopi, siang  hari anak-anak kecil membeli es, lalu saya membuat gorengan dan malamnya teman-teman anak saya atau tetangga ngopi di sini,” ucapnya.

Tarianti berjualan hingga pukul 22.00 WIB. Rasa capek tak menjadi penghalang, ia terus berusaha demi keluarga dan bisa menyekolahkan anaknya. "Saya masih mempunyai anak yang duduk di bangku SMA, sedangkan satu lagi sudah lulus dan kini masih mencari kerja," ujar warga Desa Musir Kidul Kecamatan Rejoso, Nganjuk ini.

Program Jalin Matra Penanggulangan Feminisme Kemiskinan (PFK) Provinsi Jawa Timur pun melirik usaha Tarianti untuk diberi bantuan. Tarianti pun sangat bahagia. Ia kemudian mewujudkan bantuan itu dengan membeli lemari es, karena dengan lemari es dia tidak perlu membeli es batu ke tetangga.

Bahkan ke depan Tarianti berencana berjualan sayuran segar sehingga lemari es nya bisa menyimpan sayuran. Ia juga akan mengembangkan usahanya dengan berjualan es lilin. Tetangga sekitar mendukungnya dalam menambah usahanya. "Semoga dengan adanya bantuan ini usaha saya semakin berkembang dan perekonomianya semakin membaik," tutur tarianti.(Nurul Mila Istinawati/red)


 

Arsip

Pengunjung Online

Pengguna online 42 tamu
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini158
mod_vvisit_counterKemarin275
mod_vvisit_counterMinggu ini158
mod_vvisit_counterMinggu lalu2025
mod_vvisit_counterBulan ini6955
mod_vvisit_counterBulan lalu11896
mod_vvisit_counterTotal3738766

Pencarian

Kalender

Juni 2018
SSRKJSM
123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930

Survey Polling

Bagaimana Kelengkapan Informasi Web Bapemas Prov Jatim ?
 
Copyright © 2009 - 2018DPMD Provinsi Jawa Timur All Rights Reserved.