Selamat Datang di Website resmi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Timur

Jalin Matra Tingkatkan Usaha Perempuan Pembuat Batu Bata

 

Trenggalek - Usaha untuk mencari nafkah demi keluarga tak melulu dikerjakan kaum laki laki. Kaum perempuan yang sehari-hari berada di rumah juga bisa membantu mengepulkan asap dapur. Perempuan perkasa pembuat batu bata dari Desa Gador, Kecamatan Durenan, kabupaten Trenggalek contohnya. Bernama Saudah (42th), Kepala Rumah Tangga Perempuan (KRTP) ini terus bersemangat pantang menyerah dengan bekerja sejak pagi mencetak batu bata hingga ratusan jumlahnya.

Cetakan demi cetakan merupakan lembaran demi lembaran rupiah yang akan berguna untuk menambah uang belanja dapur, menambah uang jajan anak sekolah dan sebagian ditabung untuk keperluan lain. Berpeluh dan lelah tak dirasakan demi batu bata yang dicetak dan selanjutnya menunggu pembeli yang hasilnya digunakan sebagai bahan bangunan. Usaha tak kenal lelah tersebut merupakan wujud usaha Saudah yang tak mengenal gender meski umum pembuatan batu bata dikerjakan kaum laki-laki.

Saudah tinggal di sebuah rumah sedehana bersama tiga orang anaknya yaitu Fajar Amirudin 24 tahun, Ulfidatul Annasiroh 17 tahun dan Cinta Putri Elisa 8 tahun.

Suami Ibu Saudah meninggal rumah sejak 8 tahun yang lalu tanpa ada kabar dan tidak sekalipun mengirimkan nafkah kepada keluarga. Padahal ketika pergi suaminya berpamitan untuk merantau bekerja di pulau Kalimantan.

"Tinggallah kini saya bersama ketiga anak dan kini saya menjadi tulang punggung keluarga. Alhamdulilalh, anak yang sulung sudah besar dan mau membantu dalam bekerja membuat batu bata," katanya.

Pekerjaan yang berat itu dibantu oleh anak laki-lakinya. Membuat batu bata merupakan pekerjaan yang menuntut kekuatan fisik. "Dari hasil usaha ini saya gunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, termasuk biaya sekolah anak kedua yang masih sekolah SMK, dan anak ketiga kelas 2 SD," ujarnya.

Kondisi Saudah sebagai KRTP, menjadikan dirinya sebagai penerima bantuan Program Jalin Matra Penanggulangan Feminisme Kemiskinan (PFK) Pemprov Jawa Timur. Jalin matra memberikan bantuan untuk mengembangkan usaha Saudah, yakni berupa beberapa sarana pendukung usaha seperti terpal, sorong, tampan (tempat mencetak batu bata) serta bahan baku tanah dan pasir.

"Alhamdulillah, saya sangat bersyukur, bantuan ini sungguh memudahkan saya beekrja," tuturnya.

Dia berharap dengan bantuan peralatan tersebut, usahanya semakin berkembang, semakin banyak produksi batu bata, dan kualitasnya yang semakin baik. Dengan begitu, akan menarik banyak pelanggan.(handayani/red)

 
Copyright © 2009 - 2018DPMD Provinsi Jawa Timur All Rights Reserved.