Selamat Datang di Website resmi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Timur

Saat Pendamping Jalin Matra Tularkan Budaya Menabung Kepada KRTP

Gersik - Pendamping program Jalin Matra Penanggulangan Feminisasi Kemiskinan (PFK) tidak hanya bertugas memfasilitasi penyaluran bantuan program. Mereka juga punya tanggung jawab moral mengembangkan kapasitas Kepala Rumah Tangga Perempuan (KRTP) dalam mengatur keuangan rumah tangganya

Mufaizah Titin, pendamping Jalin Matra PFK asal kabupaten Gresik menggunakan sarana "celengan" atau tempat khusus menabung uang untuk memperkenalkan manajemen keuangan kepada penerima program. Kampanye menabung sudah ditularkannya saat dia menjadi pendamping Gerakan Terpadu Pengentasan Kemiskinan (Gerdu Taskin).

"Saya dan pengurus UPKu Gerdu Taskin mengadakan program pembagian dana sosial kepada fakir miskin yang kebetulan saat itu hanya kami berikan Rp. 300.000,- dan sebuah celengan kotak," katanya.

Dia berikan bantuan itu dengan syarat penerima manfaat wajib menabung tiap hari di celengan tersebut dan jika celengan sudah penuh maka akan kami buka bersama-sama. Delapan bulan kemudian celengan dibuka dan terkumpul uang Rp. 6.310.000,- dari uang tersebut penerima manfaat dana social bisa menambah modal usahanya dan membangun dapur di rumahnya.

Belajar dari pengalaman di itu, dia berfikir dana program Jalin Matra PFK ini cukup besar, dengan uang Rp. 300.000,- saja bisa membuat perubahan kesejahteraan hidup seseorang bagaima kalau dengan dana Rp. 2.500.000. "Sungguh saya sangat optimis program ini akan membawa perubahan besar jika penerima manfaat program mau menabung dari hasil usahanya tiap hari," terangnya.

Untuk merubah pola pikir masyarakat memang sangat sulit, jika dia menyuruh mereka membeli celengan sendiri pastinya mereka malas, sehingga dia  membelikan celengan plastik sendiri dari uang pribadi sebagai bentuk ketulusan dan harapan agar KRTP penerima manfaat program PFK ini mau menabung demi meningkatkan kesejahteraan hidupnya bersama keluarganya.

Adapun desa yang sudah diberikan celengan adalah:

1.            Desa Bangeran kec. Dukun

2.            Desa Lowayu kec. Dukun

3.            Desa Golokan kec. Sidayu

4.            Desa Gedangan Kec. Sidayu

5.            Desa Kertosono Kec. Sidayu

6.            Desa Randuboto kec. Sidayu

7.            Desa Wadeng kec. Sidayu

8.            Desa Melirang Kec. Sidayu

Dari 8 desa tersebut tingkat keberhasilannya bermacam-macam yaitu berkisar 50% sampai 80% yang mau menabung dan berhasil meningkatkan kesejahteraan hidupnya dari hasil menabung di celengan tersebut.

Satu KRTP ada yang sudah membuka celengan sampai 4 kali dan isi dari celengan tersebut berkisar Rp. 800.000 sampai dengan Rp. 1.500.000 tergantung dengan berapa nominal uang yang mereka masukkan tiap harinya.

Dana dari celengan tersebut mereka buat untuk mengembangkan usahanya dan juga untuk kebutuhan lainnya. Setelah mereka merasakan manfaat celengan tersebut akhirnya mereka mau membeli celengan sendiri.

"Sekilas apa yang saya berikan pada KRTP terkesan sangat sepele. Dari celengan yang sangat sederhana dan hanya seharga Rp. 4000,-tapi janganlah dilihat dari barang dan harganya tapi lihatlah dari manfaat yang diperoleh KRTP. Semoga saya bisa berbuat lebih banyak lagi dan bisa bermanfaat untuk orang lain," jelasnya. (red)

 
Copyright © 2009 - 2017DPMD Provinsi Jawa Timur All Rights Reserved.